Friday, 4 November 2011

Anggaplah ini satu tarbiyah bagimu
Berlapang dada walau pada sesiapa
Mereka tidak pernah cuba menderamu, mencaci-makimu,
Menghalang HALANG jalanmu
Walhal Rasul dahulu dan para sahabat
Lebih berat
Berat amat
Alhamdulillah
Syukur dengan apa yang ada
Moga mendapat barakah daripada apa yang disabarkan
Mungkin kita berasa ini buruk untuk kita
Tapi hanya Allah yang tahu baik buruk seseorang
Maka anggaplah ini sebagai Tarbiyah Indirect Kendiri Allah

Kadang KADANG hati ini memberontak
Ada pasang surutnya
Bila beban bertimbun
Keselesaan  TIDAK tercapai
Ketenangan diragut
Hati mula resah
Pada satu tahap
Akan cuba memberontak
Inilah lumrah manusia
Namun atas keimanan yang dimiliki
Keberontakan itu bukanlah hanya dibiarkan
Bara yang cuba dipadam dengan api hanya akan menambah bara
Pujuklah hati itu
Bujuk dengan sentuhan bayu rahmat
Sabarlah wahai hati
Ingatlah bahawa sabar itu nikmat
Nikmat yang datang kemudian hari
Mungkin di dunia, mungkin di sana

Dan berdoalah
Kerana yang memegang hati ini
Dialah Rabbul Jalil
Doalah agar dikurangkan goncangan hati
Kerana hati ini diciptakan bergoncang-goncang

Saturday, 10 September 2011

~~AKU TERJAGA LAGI~~

Aku terjaga lagi...!
di subuh begini TEMAN...aku tak dapat lagi melelapkan mata...
tak tau kenapa...ada sesuatu yang masih �semak� di fikiran
lalu aku melarik jari jemari ini
untuk menyambung kembali luahan hati yang terhenti tadi...

taman singgahsanaku habis diserang gerhana
tetap membawa hati ini luka tercalar...
juga membawa rindu ini yang sarat di jawa...
itu yang paling menyakitkan...
terkurung dalam kesakitan ini...
aku tak bisa pergi sejauh mungkin
terantai sendiri dalam mengenang
segala janji yang pernah menemani
betapa kini kata-kata yang tidak berharga lagi...!

puisi atau bait-bait kata yang kukarang sebelum ini
sesungguh...tak pernah menjadi teman sebenarnya...
kerna kukira diri ini bukan pujangga
apatah lagi pandai bermain dengan kata-kata
tapi sekadar meluahkan sedikit perasaanku
pada skrin putih yang tak akan mengerti
pada luka hati yang telah aku miliki
aku yang hilang sendiri dalam kesakitan yang diberi
betapa pedihnya menanggung luka hati
lebih menyakitkan rindu yang kubawa ini
tidak kutahu hendak kucampakkan ke mana
semuanya tidak bererti lagi...
ia semakin melempah..!
aku lemas...
di hanyutkan oleh selautan perasaan...

luka hati yang lebih tercalar...
lebih menyiksakan ruang hati ini
yang berterusan berdarah
bisakah kukarang rindu ini menjadi dendam
demi sebuah hati yang telah dipermainkan...
dalam mengharap ikatan ke taman singgahsana
namun...semuanya telah menjadi kata dusta
bila sorotan mata menyaksikan sendiri
kasih sayang tidak berharga lagi...!

berpilin-pilin kesedihan ini masih kubawa...
tidak kutahu hendak meleraikannya bagaimana
tetap menjadi teman pada hati yang terhiris luka
sekali lagi aku buntu...
bilakah semua ini akan usai di telan waktu
menanti saat itu...semakin sarat rasa rindu
lebih lagi tak mampu memadam kenangan
yang sesekali tetap datang bertamu...
buat yang kesekian kali...
aku jadi bingung lagi
kenapa rindu ini masih memenuhi seluruh ruang perasaan
tak ingatkah pada sebuah hati yang telah dipermainkan?


TEMAN...kau menitipkan namaku di sini sebagai lobak...
betapa jangalnya aku membacanya syam...
tapi itu dah janji kita kan...
sebenarnya tak biasa kau memanggil begitu
tapi di sini ia tetap menjadi namaku
biarpun bukan nama sebenarku yang kau panggil �di situ...�

~~HAMBA~~

**HAMBA**

Sungguh aku hamba yang kadang kala pelupa, selalu lalai, seringkali bertangguh.. walhal seorang hamba tidak selayaknya begitu. Betapa nikmat yang diberi bagai tiada takungan yang mampu menadahnya, bak kata pepatah 'kecil tapak tangan nyiru ditadahkan'.. namun kebajikan yang Tuhan-ku beri lebih dari itu, confirm2 tak muat nyiru(bahasa kelantan;bade-untuk menampi), lebih dari luasnya bumi yang kupijak.. sungguh setiap denyut nadiku dipenuhi nikmat dan rahmat.. namun sedikit sekali syukurku, ringan sekali amalanku, bahkan lalainya aku untuk kembali mengingat statusku.. aku hamba, yang sepatutnya bertungkus lumus berkhidmat untuk Tuhan-ku, seharusnya sentiasa menunjukkan ketaatan yang tiada tolak bandingnya. Bahkan aku wajib menyampaikan amanah Tuhan-ku..... ALLAHUMMA A-INNI A'LA ZIKRIKA WASYUKRIKA WAHUSNI I'BADATIK... aku HAMBA ALLAH
.

Monday, 5 September 2011

~~KU SIMPUHKAN RINDU INI~~

Ya Allah...
Jika mereka mengetahui betapa rindunya aku pada diriMu...
Nescaya dipenggal leherku ini...

kerana cemburu...

Sesungguhnya...
Aku masih menunggu...
Kehadiran kekasihMu...
Di dalam mimpiku...
Agar dapat dijadikan dirinya perantara...
Buat diriku dan diriMu...

Sungguh indah ucapan salamnya...
Menerjah ke dalam qalbu...
Sehinggakan terukir senyuman di bibirku...
Berkekalan hingga fajar membangkitkanku...

Ini hanyalah anganku...
Kadangkala berlebih-lebihan...
Tidak menentu...
Jauh sekali dari amalku...

Ketika manusia sibuk bermunajat kepadaMU...
Di tengah malam kesejukan...
Menyatakan rasa cinta kepadaMU...
Aku memilih untuk menutup mataku...

Ketika basah lidah mereka menyebut namaMu...
Fikiranku terbayang-bayang siapakah dia bakal suri hidupku...

Ketika gementar jiwa mereka mendengar ayatMu dibacakan...
Mengulangi dengan penuh khusyu'...
Tidak jemu-jemu...
Ingatanku makin pudar terhadap amanah hafalan yang pernah dianugerahkan...

Ketika mereka mengharapkan pertemuan denganMu...
Aku pula berharap agar ditangguhkan sedikit waktu untukku...


Siapa aku di sisimu Ya Allah?
Pengemis miskin yang meminta untuk dijadikan kaya?
Atau...
Si kaya yang lupa akan tanggungjawabnya?

KepadaMu aku memohon...
Berbekalkan dosa yang bertimbun...
Amalan yang tidak setimpal dengan rahmatMu...
Maksiat yang menggunung...
Hebat aku di mata manusia...
Tetapi hina di pandanganMu...
Lembutkanlah jiwaku...
Ya Latiff...
Sesungguhnya aku amat mencintaiMu...


Jadikanlah rinduku ini...
Disulam dengan bukti yang tersimpan rapi di dalam pengetahuanMu...
Hanya kepadaMu...

Tempat ku menyimpuh rindu....
~~ILHAM KU  ~~
Tak seperti bintang di langit
Tak seperti indahnya pelangi
Kerana diriku bukanlah mereka
Aku apa adanya

Dan wajahku memang begini
Sikapku jelas tak sempurna
Aku akui aku bukanlah mereka


Menjadi diriku
Dengan segala kekurangan
Menjadi diriku
Atas kelebihanku.......

Terimalah aku
Seperti apa adanya
Aku hanya insan biasa
Aku pun tak sempurna

Tetap aku bangga
Atas apa yang aku punya
Setiap waktu aku nikmati
Anugerah hidup yang aku miliki

Diri aku bukan siapa-siapa
Makluk Allah yang lemah
Kadang alpa dengan nikmat dunia
Itulah aku insan biasa

~~INDAH NYA CINTA~~





Kehidupan ini rasanya tak pernah dapat dilepaskan dari apa yang dinamakan ‘cinta’. Dengannya menjadi semarak dan indah dunia ini. Lihat saja, bagaimana seorang bapak begitu bersemangat dalam beraktivitas mencari nafkah, tak lain karena dorongan cintanya terhadap anak dan isterinya. Seorang yang lain pun begitu semangatnya menumpuk harta kekayaan, karena sebuah dorongan cinta terhadap harta benda, demikian pula mereka yang cinta kepada kedudukan, akan begitu semangat meraih cintanya.
Itu semua adalah beberapa contoh dari berjuta cinta yang ada. Meskipun kesan yang banyak dipahami orang tentang cinta, identik dengan apa yang terjadi antara seorang pemudi dan pemuda. Padahal cinta tak hanya sebatas itu saja.

Ternyata masalah cinta memang tidak sederhana. Ada cinta yang bernilai agung lagi utama, namun ada pula cinta yang haram dan tercela. Cinta sendiri kalau dilihat menurut islam, maka dapat dikategorikan menjadi tiga bentuk. Kita semestinya tahu tentang model cinta tersebut untuk kemudian mampu memilih mana cinta yang mesti kita lekatkan di hati, mana pula cinta yang mesti kita tinggalkan sejauh-jauhnya.

Cinta kepada Allah
Cinta model ini adalah cinta yang paling utama. Bahkan kata ulama kita, cinta kepada Allah adalah pokok dari iman dan tauhid seorang hamba. Karena memang Allah sajalah satu-satunya dzat yang patut diberikan rasa cinta.
Segala cinta, kalau kita buat peringkat maka nyatalah bahwa cinta kepada Allah adalah puncaknya. Ia adalah yang tertinggi, paling agung dan paling bermanfaat. Begitu bermanfaat cinta kepada Allah ini, sehingga tangga-tangga menuju kepadanya pun merupakan hal-hal yang bermanfaat pula. Diantaranya berupa taubat, sabar dan zuhud. Apabila cinta diibaratkan sebuah pohon maka ia pun akan menghasilkan buah-buah yang bermanfaat seperti rasa rindu dan ridha kepada Allah.

Mengapa kita mesti cinta kepada Allah ?
 Huh banyak sekali alasannnya. Diantaranya adalah karena Allah lah yang memberikan nikmat kepada kita, bahkan segala nikmat. Sedangkan hati seorang hamba tercipta untuk mencinta orang yang memberikan kebaikan kepadanya. Kalau demikian, sungguh sangat pantas apabila seorang hamba cinta kepada Allah, karena Dialah yang memberikan semua kebaikan kepada hamba.

“Dan apa-apa nikmat yang ada pada kalian , maka itu semua dari Allah”
(QS Al Baqarah : 165)


Seorang hamba di setiap pagi dan petang, siang dan malam selalu berdoa, memohon dan meminta pertolongan kepada Allah. Dari doa tersebut kemudian Allah memberikan jawaban, menghindarkan hamba dari bahaya, memenuhi kebutuhan hamba tadi. Keterikatan ini mendorong hati untuk mencinta kepada dzat tempat ia bermohon.

Setiap insan pun tak lepas dari dosa dan kesalahan, maka Allah selalu membuka pintu taubat kepada hamba tadi, bahkan Allah tetap memberikan rahmah meski hamba kadang tidak menyayangi dirinya sendiri. Kebaikan-kebaikan yang dibuat hamba, tak ada sesuatu pun yang mampu diharap untuk memberi balasan dan pahala kecuali Allah semata.

Terlebih lagi, Allah telah menciptakan hamba, dari sesuatu yang tak ada menjadi ada. Tumbuh, berkembang dengan rizki dari Allah Ta’ala. Maka ini menjadi alasan kenapa hamba semestinya cinta kepada Allah.

Cinta memang menuntut bukti. Tak hanya sekedar ucapan, seperti pepatah orang arab ’ ::)semua orang mengaku punya hubungan cinta dengan Laila namun si Laila tak pernah mengakuinya’. Dan wujud cinta ilahi dibuktikan dengan

“Katakanlah apabila kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Rasulullah) maka Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian” (QS Ali Imran : 31)

mengikuti sunah nabi dan juga berjihad di jalan Allah Ta’ala.

Cinta karena Allah / cinta di jalan Allah
Cinta karena Allah tentu saja mengikuti cinta yang pertama. Seperti dalam kehidupan, ketika kita cinta kepada seseorang maka apa yang dicintai oleh orang yang kita cinta pun kita sukai pula. Cinta karena Allah adalah cinta kepada ‘person’ yang dicinta Allah seperti para nabi, rasul para sahabat nabi dan orang-orang shalih. Cinta karena Allah jua berujud cinta kepada perbuatan shalih seperti shalat, puasa zakat, berbakti kepada orang tua, memuliakan tetangga, berakhlaq mulia, menuntut ilmu syar’i dan segala perbuatan baik yang lain. Dengan demikian, ketika seoarng muslim mencinta seseorang atau perbuatan maka ia punya sebuah barometer “apakah hadir pada perbuatan maupun orang tadi hal yang dicinta Allah”. Bagaimana kita tahu kalau suatu perbuatan dicinta Allah? Jawabnya adalah, apabila Allah perintahkan atau diperintahkan Rasulullah berupa hal yang wajib maupun yang sunnah(mustahab).
Cinta yang disyariatkan diantaranya adalah cinta kepada saudara seiman

“Tidak beriman salah seorang diantara kalian sampai mencintai saudaranya sesama muslim sebagaimana mencintai dirinya sendiri” (HR Bukhari dan Muslim)

Cinta ini bermanfaat bagi pelakunya sehingga mereka layak mendapatkan perlindungan Allah di hari tiada perlindungan kecuali perlindungan Allah saja.

Cinta bersama Allah
Kecintaan ketiga ini adalah cinta yang terlarang. Cinta bersama Allah berarti mencintai sesuatu selain Allah bersama kecintaan kepada Allah. Membagi cinta, adalah model cinta yang ketiga ini. Kecintaan ini hanyalah milik orang-orang musyrik yang mencintai sesembahan-sesembahan mereka bersama cinta kepada Allah. Seperti firman Allah:
“Dan diantara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan, yang mereka mencintai tandingan tadi sebagaimana mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat besar cinta mereka kepada Allah “
(QS Al Baqarah : 165)
Grin
Kecintaan ini bisa ditujukan kepada pohon, berhala, bintang, matahari, patung , malaikat, rasul dan para wali apabila kesemuanya dijadikan sesembahan selain Allah.

Terus bagaimana cinta kita kepada anak, harta, pakaian, 
 Grin;Dnikah dan kepada hal yang berhubungan dunia ? Cinta yang seperti ini adalah cinta yang disebut sebagai “cinta thabi’i” cinta yang sesuai dengan tabiat artinya wajar-wajar saja. Apabila mengikuti kecintaan kepada Allah, mendorong kepada ketaatan maka ia bermuatan ibadah. Sebaliknya bila mendorong kepada kemaksiatan maka ia adalah cinta yang tercela dan terlarang.

Tuesday, 23 August 2011

~BERBUAT KERANA TUHAN FAEDAHNYA UNTOK MANUSIA~~



Ada orang pandai kerana nama,
Supaya orang puji dia,
Ada orang pemurah supaya orang suka dengan dia,
Atau orang puji dia,
Supaya orang sayang dengannya,
Ada pemimpin bertanggungjawab dengan rakyatnya,
Supaya rakyat suka,
Supaya kemana dia pergi disanjung tinggi oleh rakyatnya,
Ada orang buat baik supaya dipuji oleh orang,
Dia adalah orang baik,
Supaya dia disebut oleh orang, "dia orang baik" di masa hidupnya,
Begitu orang berkhidmat,
Di sudut yang mana supaya orang memujinya,
Kemana dia pergi, orang suka,
Kalau begitu, di mana untuk Tuhannya,
Kita dihidupkan oleh Tuhan,
Hidup mati kerana-Nya,
Kita berbuat baik dan khidmat,
Kepada manusia kerana perintah Tuhannya,
Kerana Tuhan kita berbuat baik dengan manusia,
Bukan buat baik kerana manusia,
Kalau di dunia berbuat baik kerana manusia,
Di Akhirat kelak Tuhan suruh kita,
Minta pahala dengan manusia,
Apakah manusia di waktu itu,
Mampu memberi pahala kepada kita?
Jadi kalau kita berbuat baik kepada manusia,
Kerana Tuhannya, yang untung manusia,
Sebab itu, kalau kita berbuat baik kepada manusia kerana Tuhannya,
Manusia mencerca kita pun tak mengapa,
Manusia hasad dengki pun kita buat baik juga,
Manusia menyusahkan kita pun tak mengapa,
Kerana kita berbuat baik kerana Tuhan,
Bukan kerana manusia,
Cuma faedahnya untuk manusia,
Kerana itulah orang yang ikhlas kepada Tuhannya
Tetap dia berbuat baik kepada manusia,
Sekalipun kepada musuhnya,
Betapa pulalah orang itu berbuat baik kepadanya,
Di atas dunia ini, disuruh kita
Berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepada kita,
Membuat yang lebih baik kepada orang yang berbuat baik kepada kita,
Begitulah perintah Tuhan kepada kita,
Hidup mati kita kerana Tuhan,
Side effectnya, yang untungnya manusia.

Sunday, 21 August 2011

~SENANDUNG KASIH DI LANGIT~


░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░
░░░▄██▄██▄░░▄██▄██▄░░░
░░░▀██▄██▀░░▀██▄██▀░░░
░░░░░▀█▀░░░░░░▀█▀░░░░░
...░░░▄░░░░░░░░░░░░░░▄░░░
░░░░▀▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▀░░░░

█░░░░█████░███░███░███
█░░░░█▓▓▓█░█▓▓█▓▓█░█░░
█░░░░█▓▓▓█░░█▓▓▓█░░██░
█░░░░█▓▓▓█░░░█▓█░░░█░░
████░█████░░░░█░░░░███


Bismillahiirrohmanirohim......

"Ad-dunya mata’ , khoirul mata’ al mar’atus sholikhah"

Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah


ketika seorang wanita telah menikah biduk rumahtangga terjalin indah... isteri adalah makmum bagi seorang suami apapun yang suami katakan adalah sebuah titah yang harus dilaksanakan selama itu tak keluar dari syari'at. suami merupakan salah satu kunci surga bagi seorang isteri berbakti kepada suami adlah sebuah kewajiban.

Hadits Riwayat Ath Thabrani, artinya: jika seorang wanita mengerjakan shalat 5 waktu, berpuasa satu bulan penuh (Ramadhan), dan mentaati suaminya, maka hendaklah ia memasuki dari pintu surga manapun yang dia kehendaki.

Bahwa istri yang hebat dan bijak itu hanya ada pada istri yang sholihah. Dia lah yang qanaah, yang sanggup hidup dalam keadaan apapun yang diberikan suaminya kepadanya. Dia akan merasa cukup atas apa yang ada. Dan akan bersyukur atas kehidupan yang menyenangkan seperti dia akan bersabar atas kehidupan yang menyusahkan.n selalu melantunkan do'a tulus tuk suami tercinta kala senang n duka.

HR Tirmidzi : “ Tiada satupun yang lebih mulia bagi Allah melainkan do’a”.


Do’a adalah senjata, do’a adalah bukti begitu kecilnya kita sebagai hamba. Tidak pantas kita menyombongkan diri karena hanya kepada Allah sajalah kita memohon pertolongan dan perlindungan. Apalagi do’a seorang istri kepada suami, seperti kisah Nabi Ayub as. Ia diuji dengan bencana yang menimpa fisiknya. Tubuhnya tidak menyisakan satu lobang jarumpun yang sehat. Tidak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat menolongnya, selain istrinya yang tetap memelihara cintanya karena Allah. Istrinya selalu melayaninya dan selalu mendo’akan sang suami untuk kesembuhannya, maka Allah mengabulkan do’anya, memper kenankan permohonannya. Lalu Allah memerintahkan Nabi Ayub untuk bangkit dan menjejakkan kakinya ke tanah dan Allah mengeluarkan mata air dari dalam tanah dan menyuruhnya mandi dengan air itu. Lalu, Allah menghilangkan seluruh penyakit yang ada di tubuhnya.

Itulah buah dari do’a istri yang sholehah. “ Do’a Perempuan lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki, ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab Baginda, “ Ibu lebih penyayang dari pada Bapa, “ dan do’a orang yang penyayang tidak akan sia-sia”.


Satu Kunci Surga (doa seorang istri untuk kebaikan suaminya)



============================

Bismillahirrahmanirrahim…


Yang Maha Indah,
Tiap sosok selalu menyimpan rahasia
Termasuk Engkau
Sang Maha Suci yag telah mempertemukan kami
dalam sebuah ikatan suci


Lama, aku menyadari
Bahwa ada seseorang yang berjalan menjajariku
Seseorang yang memberikan hidupnya untuk meilndungiku
karena mencintaiMu
Seseorang yang mengecup hatiku
ketika aku kalut
dan seseorang yang tetap berkata,” Aku mencintaimu”
Bahkan ketika aku tiada di sisinya


Yang Maha Pengabul Harap,
Terimalah jutaan doaku padanya
Balaslah ia dengan luruhan cintaMu
Atas semua kebaikannya
juga amarahnya


Yang Maha Sandaran Hati,
Sampaikanlah terimakasihku padanya
Karena telah bersedia menjadi satu
Dari sekian banyak kunci surga
Yang kau pilihkan untukku


Segala puja dan puji kucurahkan padaMu
Kumohon sampaikan salamku untuk Baginda Rasulullah
Semoga Engkau melimpahkan cinta atasNya
Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang ada di dalam hatiku

Karenanya, kabulkanlah doaku Amin ya Rabbal Alamin…

::.. Tulisan ini ana persembahkan tuk ukhty fillah yg sekrang sedang jauh dari keluarga n suami tercintannya semoga mereka bisa secepatnya berkumpul dengan keluarga n bisa bersama-sama mengarungi indahnya biduk rumah tangga n meniti jalan menuju surga bersama.... aamiin allohuma aamiin ..::

" Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang paling berharga? Yaitu wanita sholihah yang suaminya menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya." (Hadits Riwayat Ahmad)



~ SENANDUNG KASIH DI LANGIT ~



________*__$$$$___$$$$
______*__$$____$_$____$$
_____*__$_______$_______$
_____*__$_______________$
______*__$______________$
_______*__$_____♥_____$
_________*___$____.__$
___________*___$___$
______________*__$
__§§§§§___§§§§§___ *
_§§§§§§§_§§§§§§§__ _*
_§§§§§§§§§§§§§§§__ __*
__§§§§§§§§§§§§§___ __*
___§§§§§§§§§§_____ _*
______§§§§§_______ *
________§§____*__*
____________*__€€€€___€€€€
__________*__€€____€_€____€€
_________*__€_______€_______€
_________*__€_______________€
__________*__€_____________€
___________*__€_____♥_____€
_____________*__€_______€
______________*___€___€
_______________*____€
________________ *
__________________*
___________________*

Saturday, 20 August 2011

WAHAI DIRI


Wahai diri
Ingatlah setiap masa pada ALLAH
Hingga terasa manis kalimah itu
Apabila berdenyut di hati sanubarimu


Wahai diri
Janganlah engkau lupa
Setiap masa dan ketika
Dirimu akan dikembalikan
Ke hadrat Tuhanmu
Sama ada engkau redha
Atau engkau tidak bersedia
Perbetulkan akal dan hatimu
Kehidupan adalah persediaan
Untuk menuju kematian
Janganlah tertipu dengan dunia


Ya tuhan ku
Akulah pengambara
Menuju Cinta-MU
Tanpa ragu dan jemu
Akan ku ketuk pintu Rahsia-MU
Agar tenggelam diriku di lautan
Wajah Mu Yang Maha Indah


Ya Tuhan ku
Akulah pengemis setiap masa
Berdiri dengan penuh harapan
Di pintu rahmat-MU
Perjalanan yang panjang ini
Adalah satu ujian padaku
Sama ada langkahku pincang
Atau langkah terisi dengan
cinta ILAHI

Monday, 9 May 2011


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....

~DUNIA LARA/MELARAT~~

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

~~CEBISAN KISAH DUKA~~

Kisah duka segelintir manusia...
Yang dihimpit derita kemiskinan..
Serta ditimpa penyakit yang membebankan...
Ditakdirkan sedemikian rupa...
Sudah jatuh ditimpa tangga...
Seringkali malapetaka menimpa...
Buat insan dan keluarga...
Yang hidupnya daif dan hina...
Yang hidupnya cacat dan tidak sempurna...
Yang sudah lanjut dimamah usia...

Seringkali cebisan kisah duka ini
Terpampang di tv dan didada akhbar
Merayu simpati dari semua..
Untuk menghulur sedikit cuma...
Bukan untuk menjadi kaya...
Ataupun senang untk selama-lamanya
Tapi untuk ringankan sedikit derita...
Yang sudah ditanggung bertahun lamanya...
Apakah harga sebuah penderitaan..
Apakah cukup dengan simpati
Ataupun luahan dari hati...
Untuk menutupi segala derita...
Untuk melupai segala sengsara...
Ataupun menghilangkan segala bencana...
Berilah mereka pembelaan...
Serta hulurkan lah bantuan...
Janganlah kau biarkan,
Kisah duka, kisah lara, kisah kemanusiaan ini...
Hanya sekadar menjadi tontonan...
Yang sudah bosan didengari...
Yang sudah muak untuk ditatapi...

Dan ingatlah dalam harta kita
Ada harta mereka
Jika tidak ALLAH akan ambil
Dengan segera dengan apa cara pun
Musibah AKAN menimpa kita
Antara sedar atau tidak saja kita
Akan apa yang berlaku….

Hanya untok peringatan...
Buat mereka yang alpa dan leka...
Dengan kebahagiaan dan kemewahan...
Harta dunia yang kau miliki...
Sesungguhnya kau tak pernah rugi..
Baik didunia ini, mahupan disana yang kekal abadi...
Jika kau pergunakan segala ilmu dah hartamu...
Pada jalanNya...

5.50 petang /May/2011 .

Saturday, 7 May 2011

~~Bismillahirrahmanirrahim…
Dengan nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha penyayang.

~~ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TIDAK SEORANG PUN YANG SEMPURNA .

Tiada manusia yang sempurna, kerana setiap orang mempunyai kelemahan. Seseorang yang beriman, tentu mempunyai kesalahan dan memiliki sifat buruk yang sukar dihilangkan. Tiada orang Mukmin yang murni atau sempurna.

Pandangan orang jarang ditujukan pada hal-hal yang berada di pertengahan antara dua hal yang berdekatan. Bagi seseorang sesuatu itu warnanya putih saja, sebahagian yang lain hitam saja, mereka lupa adanya warna yang lain, tidak putih dan tidak pula hitam.

Nabi saw. pernah bersabda kepada Abu Dzar r.a., beliau bersabda, "Engkau seorang yang masih ada padamu sifat Jahiliyah." Abu Dzar adalah seorang sahabat yang utama, termasuk dari orang-orang pertama yang beriman dan berjihad, akan tetapi masih ada kekurangannya.

Juga didalam Shahih Bukhari diterangkan oleh Nabi saw.:

"Barangsiapa yang meninggal bukan kerana melakukan jihad dan tidak dirasakannya (tidak ingin) dalam jiwanya maksud akan berjihad, maka dia mati dalam keadaan sedikit ada nifaknya."

Abdullah bin Mubarak meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a. yang mengatakan sebagai berikut:

"Seorang Mukmin itu permulaannya nampak sedikit putih dalam kalbunya; setiap kali iman bertambah, maka bertambah putihlah kalbu itu. Begitu seterusnya, hingga kalbunya menjadi putih semua.

Begitu juga kemunafikan, pertama ada tanda-tanda hitam dalam kalbunya; dan setiap melakukan kemunafikan, maka bertambah pula hitamnya, sampai hatinya menjadi hitam semua.

Demi Allah, jika dibuka hati seorang Mukmin, maka tentu Nampak putih sekali; dan jika dibuka hati orang kafir, maka tentu tampak hitam sekali."

Ini berarti seseorang tidak dapat sekaligus menjadi sempurna imannya atau menjadi munafik, tetapi kedua hal itu bertahap, yakni sedikit demi sedikit.


Wallahu a'lamu bi al-shawab......

**** DAMAI HATI *****
Bismillahirrahmanirrahim…Dengan nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha penyayang.


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

 


Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya petang . Pada hari ini Anda hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang.

Hari ini dengan mataharinya yang menyinari Anda, adalah hari Anda. Umur Anda hanya sehari. Kerna itu anggaplah rentang kehidupan Anda adalah hari ini saja, seakan-akan Anda dilahirkan pada hari ini dan akan mati hari ini juga.

Saat itulah Anda hidup, jangan tersangkut dengan gumpalan masa lalu dengan segala keresahan dan kesusahannya, dan jangan pula terikat dengan ketidakpastian-ketidakpastian di masa yang penuh dengan hal-hal yang menakutkan serta gelombang yang sangat mengerikan. Hanya untuk hari sajalah seharusnya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras.

Pada hari ini Anda harus mempersembahkan kualitas solat yang khusyu’, bacaan Al-Quran yang sarat tadabbur, dzikir yang sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada jiwa dan raga, serta bersikap sosial terhadap sesama.

Hanya untuk hari ini saja, saat mana Anda hidup. Oleh kerana itu, Anda harus benar-benar membagi setiap jamnya. Anggaplah setiap menitnya sebagai hitungan tahun, dan setiap detiknya sebagai hitungan bulan, saat-saat dimana Anda bolih menanam kebaikan dan mempersembahkan sesuatu yang indah.

Beristighfarlah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada- Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan nanti, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki yang Anda dapatkan hari ini dengan penuh keridhaan: Istri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan posisi Anda.

“Maka berpegang teguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS Al-A’raf: 144)

Jalanilah hidup Anda hari ini dengan tanpa kesedihan dan guncangan jiwa, tanpa rasa tidak menerima dan keirian, dan tanpa kedengkian.
Satu hal yang harus Anda lakukan adalah menuliskan pada dinding hati Anda suatu kalimat (yang juga harus Anda tuliskan dia atas meja Anda):

“Harimu adalah hari ini”. Jika Anda makan nasi hangat hari ini, maka apakah nasi yang Anda makan kemarin atau nasi besok hari yang belum jadi akan berdampak negatif terhadap diri Anda?

Jika Anda bisa minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa Anda harus bersedih atas air asin yang Anda minum kemarin? Atau, mengapa malah mengharapkan air yang hambar dan panas yang akan datang esok hari?

Jika Anda jujur terhadap diri Anda sendiri maka dengan kemauan keras, Anda akan bolih menundukkan jiwa Anda pada teori ini : “Saya tidak akan pernah hidup kecuali hari ini.” Oleh karena itu, manfaatkanlah hari ini, setiap detiknya, untuk membangun kepribadian, untuk mengembangkan semua potensi yang ada, dan untuk membersihkan amalan Anda.

Katakanlah: “Hari ini saya akan mengatakan yang baik-baik saja. Saya tidak akan pernah mengucapkan kata-kata kotor dan menjijikkan, tidak akan pernah mencela dan mengghibah. Hari ini saya akan menertibkan rumah dan pejabat, agar tidak serabut dan kekeliruan, agar rapi dan teratur. Kerana saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan memperhatikan kebersihan dan penampilan diri. Juga, gaya hidup, keseimbangan cara berjalan, bertutur dan tindak tanduk.”

Kerana saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, melakukan solat sesempurna mungkin, melakukan solat-solat nafilah sebagai bekal untuk diri sendiri, bergelut dengan Al-Qur’an, mengkaji buku-buku yang ada, mencatat hal-hal yang perlu, dan menelaah buku yang bermanfaat.
Saya hidup untuk hari ini saja, karenanya saya akan menanam nilai-nilai keutamaan di dalam hati ini dan mencabut pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri: takabur, ujub, riya’, dan buruk sangka.

رَّبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا فِي نُفُوسِكُمْ إِن تَكُونُواْ صَالِحِينَ فَإِنَّهُ كَانَ لِلأَوَّابِينَ غَفُوراً
17.25. Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat. [QS.Al-Isra' (17) : 25]


Saya hidup untuk hari ini saja, kerananya saya akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kebaikan kepada mereka: menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang kebingungan, memberi makan orang kelaparan, menolong orang yang sedang dalam kesulitan, membantu yang dizhalimi, membantu yang lemah, mengasihi yang menderita, menghormati seorang yang alim, menyayangi anak kecil, dan menghormati yang sepuh.

Kerana saya hidup untuk hari ini saja maka saya akan hidup untuk mengucapkan, “Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah bersama mataharimu. Aku tidak akan menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi.”

“Wahai masa depan, yang masih berada dalam keghaiban, aku tidak akan pernah bergelut dengan mimpi-mimpi dan tidak akan pernah menjual diri untuk ilusi. Aku tidakk memburu sesuatu yang belum tentu ada kerana esok hari tidak berarti apa-apa, esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan, dan tidak pantas dikenang.”

“Hari Anda adalah hari ini”, adalah ungkapan yang paling indah dalam “kamus kebahagiaan”, kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحاً عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

66.8. Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mu'min yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." [QS.At-Tahrim (66) : 8]

Whallau'alam

~~KEMANA KUMENITISKAN CINTA~~

KEMANA KUMENITISKAN CINTA
Pernah aku menitipkan cinta pada dia
Yang kuharap akan selalu dia jaga
Menyekam indah pada muaranya bahagia
Menjadi hamparan cerita nyata..
Bukan lagi maya… Semuanya sinar…
Cintaku tidak dia jaga Ranumnya harap menjadi sia-sia
Cinta yang kutitipkan dia gadai dengan dusta
Dengan apa lagi aku menebusnya ?
Baginya setiaku belum cukup
Menurutnya pengertianku masih kurang
Sejauh apa lagi cinta harus kutapaki
Setinggi apa lagi cinta harus aku daki
Sedalam apa lagi cinta harus aku selami
Sungguh..aku tak tahu lagi..
Separuh nafasku telah menjadi bahagiannya
Mimpi terindahpun pernah kubangun dipersandingannya
Kerana perjalanan yang kuarungi adalah dia
Di relung ini terpatri nama dia
Setiap mimpipun hanyalah sebagai cerita