Monday, 9 May 2011


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....


~CINTA KAH ITU ?
~BUNGA CINTA ....SALAM CINTA SEMESTA~

~~~~RASA CINTA RAHSIA~~~~
♥♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸*'*¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)♥♥

DARI JAUH AKU MEMUJA
BINTANG NUN JAUH DISANA
APAKAN DAYA HENDAK KU GAPAI
TANGAN TAK SAMPAI ,
HENDAK KU ABAI TERASA SAYANG,
KERLIPAN YANG BERGEMAERLAPAN
MEMUKAU PANDANGAN INSAN.
PERSIS INTAN BERLIAN YANG
BEGITU BERHARGA.
MENGHIASI LANGIT TERBENTANG.
MENJADI PEDOMAN KEPADA SANG
MUSAFIR DITENGAH LAUTAN
MENCETUS ILHAM MADAH MADAH
CINTA NAN INDAH KEPADA
SANG PUJANGGA.
SAYANG BUKAN AKU TIDAK
INGIN BERADA DISISI MU
AKU KHUATIR KILAUAN MU
AKAN PUDAR DEK KEGELAPAN
DIRI INI YANG SADAR
YANG KIAN MENGERTI
HARGA DIRI TAK PUNYA APA APA.
DAN SADAR KETIKA KU LALUI
PEPASIR NAN BERBUIH KE MUARA
YANG AKU TAHU ,AKU AKAN TERSUNGKUR
DI MUARA DUKA JUA LARA.................
JUGA KEBIMBANG AKAN MEYELUBUNGI
......DIRI MU...........
BIARLAH AKU JADI PEMUJA SETIA MU
JUGA SEORANG PENCINTA
DALAM RAHSIA.............
AGAR KAU TERUS BERSINAR
....... DAN ..
MELIMPAHKAN CINTA SUCI
.......... UNTOK SEMUA....

~DUNIA LARA/MELARAT~~

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

~~CEBISAN KISAH DUKA~~

Kisah duka segelintir manusia...
Yang dihimpit derita kemiskinan..
Serta ditimpa penyakit yang membebankan...
Ditakdirkan sedemikian rupa...
Sudah jatuh ditimpa tangga...
Seringkali malapetaka menimpa...
Buat insan dan keluarga...
Yang hidupnya daif dan hina...
Yang hidupnya cacat dan tidak sempurna...
Yang sudah lanjut dimamah usia...

Seringkali cebisan kisah duka ini
Terpampang di tv dan didada akhbar
Merayu simpati dari semua..
Untuk menghulur sedikit cuma...
Bukan untuk menjadi kaya...
Ataupun senang untk selama-lamanya
Tapi untuk ringankan sedikit derita...
Yang sudah ditanggung bertahun lamanya...
Apakah harga sebuah penderitaan..
Apakah cukup dengan simpati
Ataupun luahan dari hati...
Untuk menutupi segala derita...
Untuk melupai segala sengsara...
Ataupun menghilangkan segala bencana...
Berilah mereka pembelaan...
Serta hulurkan lah bantuan...
Janganlah kau biarkan,
Kisah duka, kisah lara, kisah kemanusiaan ini...
Hanya sekadar menjadi tontonan...
Yang sudah bosan didengari...
Yang sudah muak untuk ditatapi...

Dan ingatlah dalam harta kita
Ada harta mereka
Jika tidak ALLAH akan ambil
Dengan segera dengan apa cara pun
Musibah AKAN menimpa kita
Antara sedar atau tidak saja kita
Akan apa yang berlaku….

Hanya untok peringatan...
Buat mereka yang alpa dan leka...
Dengan kebahagiaan dan kemewahan...
Harta dunia yang kau miliki...
Sesungguhnya kau tak pernah rugi..
Baik didunia ini, mahupan disana yang kekal abadi...
Jika kau pergunakan segala ilmu dah hartamu...
Pada jalanNya...

5.50 petang /May/2011 .

Saturday, 7 May 2011

~~Bismillahirrahmanirrahim…
Dengan nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha penyayang.

~~ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TIDAK SEORANG PUN YANG SEMPURNA .

Tiada manusia yang sempurna, kerana setiap orang mempunyai kelemahan. Seseorang yang beriman, tentu mempunyai kesalahan dan memiliki sifat buruk yang sukar dihilangkan. Tiada orang Mukmin yang murni atau sempurna.

Pandangan orang jarang ditujukan pada hal-hal yang berada di pertengahan antara dua hal yang berdekatan. Bagi seseorang sesuatu itu warnanya putih saja, sebahagian yang lain hitam saja, mereka lupa adanya warna yang lain, tidak putih dan tidak pula hitam.

Nabi saw. pernah bersabda kepada Abu Dzar r.a., beliau bersabda, "Engkau seorang yang masih ada padamu sifat Jahiliyah." Abu Dzar adalah seorang sahabat yang utama, termasuk dari orang-orang pertama yang beriman dan berjihad, akan tetapi masih ada kekurangannya.

Juga didalam Shahih Bukhari diterangkan oleh Nabi saw.:

"Barangsiapa yang meninggal bukan kerana melakukan jihad dan tidak dirasakannya (tidak ingin) dalam jiwanya maksud akan berjihad, maka dia mati dalam keadaan sedikit ada nifaknya."

Abdullah bin Mubarak meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a. yang mengatakan sebagai berikut:

"Seorang Mukmin itu permulaannya nampak sedikit putih dalam kalbunya; setiap kali iman bertambah, maka bertambah putihlah kalbu itu. Begitu seterusnya, hingga kalbunya menjadi putih semua.

Begitu juga kemunafikan, pertama ada tanda-tanda hitam dalam kalbunya; dan setiap melakukan kemunafikan, maka bertambah pula hitamnya, sampai hatinya menjadi hitam semua.

Demi Allah, jika dibuka hati seorang Mukmin, maka tentu Nampak putih sekali; dan jika dibuka hati orang kafir, maka tentu tampak hitam sekali."

Ini berarti seseorang tidak dapat sekaligus menjadi sempurna imannya atau menjadi munafik, tetapi kedua hal itu bertahap, yakni sedikit demi sedikit.


Wallahu a'lamu bi al-shawab......

**** DAMAI HATI *****
Bismillahirrahmanirrahim…Dengan nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha penyayang.


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

 


Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya petang . Pada hari ini Anda hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang.

Hari ini dengan mataharinya yang menyinari Anda, adalah hari Anda. Umur Anda hanya sehari. Kerna itu anggaplah rentang kehidupan Anda adalah hari ini saja, seakan-akan Anda dilahirkan pada hari ini dan akan mati hari ini juga.

Saat itulah Anda hidup, jangan tersangkut dengan gumpalan masa lalu dengan segala keresahan dan kesusahannya, dan jangan pula terikat dengan ketidakpastian-ketidakpastian di masa yang penuh dengan hal-hal yang menakutkan serta gelombang yang sangat mengerikan. Hanya untuk hari sajalah seharusnya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras.

Pada hari ini Anda harus mempersembahkan kualitas solat yang khusyu’, bacaan Al-Quran yang sarat tadabbur, dzikir yang sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada jiwa dan raga, serta bersikap sosial terhadap sesama.

Hanya untuk hari ini saja, saat mana Anda hidup. Oleh kerana itu, Anda harus benar-benar membagi setiap jamnya. Anggaplah setiap menitnya sebagai hitungan tahun, dan setiap detiknya sebagai hitungan bulan, saat-saat dimana Anda bolih menanam kebaikan dan mempersembahkan sesuatu yang indah.

Beristighfarlah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada- Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan nanti, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki yang Anda dapatkan hari ini dengan penuh keridhaan: Istri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan posisi Anda.

“Maka berpegang teguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS Al-A’raf: 144)

Jalanilah hidup Anda hari ini dengan tanpa kesedihan dan guncangan jiwa, tanpa rasa tidak menerima dan keirian, dan tanpa kedengkian.
Satu hal yang harus Anda lakukan adalah menuliskan pada dinding hati Anda suatu kalimat (yang juga harus Anda tuliskan dia atas meja Anda):

“Harimu adalah hari ini”. Jika Anda makan nasi hangat hari ini, maka apakah nasi yang Anda makan kemarin atau nasi besok hari yang belum jadi akan berdampak negatif terhadap diri Anda?

Jika Anda bisa minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa Anda harus bersedih atas air asin yang Anda minum kemarin? Atau, mengapa malah mengharapkan air yang hambar dan panas yang akan datang esok hari?

Jika Anda jujur terhadap diri Anda sendiri maka dengan kemauan keras, Anda akan bolih menundukkan jiwa Anda pada teori ini : “Saya tidak akan pernah hidup kecuali hari ini.” Oleh karena itu, manfaatkanlah hari ini, setiap detiknya, untuk membangun kepribadian, untuk mengembangkan semua potensi yang ada, dan untuk membersihkan amalan Anda.

Katakanlah: “Hari ini saya akan mengatakan yang baik-baik saja. Saya tidak akan pernah mengucapkan kata-kata kotor dan menjijikkan, tidak akan pernah mencela dan mengghibah. Hari ini saya akan menertibkan rumah dan pejabat, agar tidak serabut dan kekeliruan, agar rapi dan teratur. Kerana saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan memperhatikan kebersihan dan penampilan diri. Juga, gaya hidup, keseimbangan cara berjalan, bertutur dan tindak tanduk.”

Kerana saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, melakukan solat sesempurna mungkin, melakukan solat-solat nafilah sebagai bekal untuk diri sendiri, bergelut dengan Al-Qur’an, mengkaji buku-buku yang ada, mencatat hal-hal yang perlu, dan menelaah buku yang bermanfaat.
Saya hidup untuk hari ini saja, karenanya saya akan menanam nilai-nilai keutamaan di dalam hati ini dan mencabut pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri: takabur, ujub, riya’, dan buruk sangka.

رَّبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا فِي نُفُوسِكُمْ إِن تَكُونُواْ صَالِحِينَ فَإِنَّهُ كَانَ لِلأَوَّابِينَ غَفُوراً
17.25. Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat. [QS.Al-Isra' (17) : 25]


Saya hidup untuk hari ini saja, kerananya saya akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kebaikan kepada mereka: menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang kebingungan, memberi makan orang kelaparan, menolong orang yang sedang dalam kesulitan, membantu yang dizhalimi, membantu yang lemah, mengasihi yang menderita, menghormati seorang yang alim, menyayangi anak kecil, dan menghormati yang sepuh.

Kerana saya hidup untuk hari ini saja maka saya akan hidup untuk mengucapkan, “Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah bersama mataharimu. Aku tidak akan menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi.”

“Wahai masa depan, yang masih berada dalam keghaiban, aku tidak akan pernah bergelut dengan mimpi-mimpi dan tidak akan pernah menjual diri untuk ilusi. Aku tidakk memburu sesuatu yang belum tentu ada kerana esok hari tidak berarti apa-apa, esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan, dan tidak pantas dikenang.”

“Hari Anda adalah hari ini”, adalah ungkapan yang paling indah dalam “kamus kebahagiaan”, kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحاً عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

66.8. Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mu'min yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." [QS.At-Tahrim (66) : 8]

Whallau'alam

~~KEMANA KUMENITISKAN CINTA~~

KEMANA KUMENITISKAN CINTA
Pernah aku menitipkan cinta pada dia
Yang kuharap akan selalu dia jaga
Menyekam indah pada muaranya bahagia
Menjadi hamparan cerita nyata..
Bukan lagi maya… Semuanya sinar…
Cintaku tidak dia jaga Ranumnya harap menjadi sia-sia
Cinta yang kutitipkan dia gadai dengan dusta
Dengan apa lagi aku menebusnya ?
Baginya setiaku belum cukup
Menurutnya pengertianku masih kurang
Sejauh apa lagi cinta harus kutapaki
Setinggi apa lagi cinta harus aku daki
Sedalam apa lagi cinta harus aku selami
Sungguh..aku tak tahu lagi..
Separuh nafasku telah menjadi bahagiannya
Mimpi terindahpun pernah kubangun dipersandingannya
Kerana perjalanan yang kuarungi adalah dia
Di relung ini terpatri nama dia
Setiap mimpipun hanyalah sebagai cerita